Updates from yuda anas susetyo Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • yuda anas susetyo 1:15 pm on July 17, 2021 Permalink | Reply  

    Lika-Liku Kehidupan 

    Keindahan puncak gunung bisa kita nikmati dengan usaha, para pendaki gunung pasti mengerti hal ini, ada jalanan terjal naik berliku bebatuan licin dan suhu bisa sangat dingin. Begitulah juga dengan kehidupan ini. Awal tahun 2020 menjadi titik awal diriku memulai kehidupan baru, sebuah pilihan yang berani ku ambil. Bagaimana tidak, aku awali landasan ekonomi baru dengan keluar dari pekerjaan lama, dan juga ku awali kehidupan baru dengan menikahi seorang perempuan luarbiasa. Sebuah langkah berani ini ku ambil karena memang aku ingin menjadi lebih baik karena kurasa pekerjaan lamaku hanya buang waktu tanpa adanya kejelasan karir dan juga memang bukan passionku kerja kantoran. Semua kondisiku kujelaskan pada istriku kalau menikah denganku akan menjadi hal sulit. Tetapi dengan mantab dia mengiyakan untuk tetap menikah denganku. Alhasil full tahun 2020 dan ditambah lagi corona kita hanya makan dari sisa tabungan yang ada. Inginku segera memiliki rumah sendiri, karena memang tidak baik untuk tetap bersama orangtua ketika sudah menikah.

    Semua cita-cita bagus harus tertunda, belum lama kita menikah ya kurang dari 1 bulan istriku dita hamil. Disitu ujian semakin bertambah, dan memang semua planning harus benar-benar matang. Dengan sangat berat hati banyak sekali keinginan istriku harus ditunda karena ketidakmampuanku saat ini. Apaboleh buat nasi sudah menjadi bubur diriku harus semakin giat berusaha, dengan membuka banyak peluang. Aku sangat bersyukur mempunyai istri dita, karena dimasa-masa sulit dia masih membersamaiku. Hingga pada tahun 2021 aku dapat proyek cukup besar, meskipun demikian proyek ini baru akan dibayar pada akhir tahun, dan saat ini pun aku masih mempunyai banyak hutang belum lagi sekarang ada seorang putra yang harus kami hidupi. Hal ini mungkin menjadi pelajaran bagi teman-teman untuk benar-benar matang dalam mengambil sikap agar kesusahan tak menghampiri. Hingga saat ini aku selalu bersykur karena dibersamai dan dikaruniai seorang istri dan putra yang selalu menjadi penyemangat. Aku akan selalu berusaha untuk mengukir senyum keluargaku ini di dunia hingga diakhirat.

     
  • yuda anas susetyo 6:18 am on May 16, 2020 Permalink | Reply  

    Attention Budidaya Lele 

    Lele merupakan air tawar yang banyak diminati konsumen, biasanya sering di olah menjadi makanan favorit pecel lele. Penjual pecel lele ini menjamur di setiap kota di Indonesia. Banyaknya permintaan pasar menjadikan bisnis ikan lele diminati oleh masyarakat. Saat ini banyak muncul petani pembudidaya ikan lele baru, ada yang semakin berkembang dan ada juga yang meredup dan gulung tikar. Ada berbagai sebab yang mempengaruhi perkembangan pembudidaya ikan lele. Mulai dari proses budidaya, hingga tahap pemasaran. Kali ini saya akan fokus membahas tentang proses budidayanya, yaitu apa sajakah yang harus dan tidak boleh dilakukan, serta masalah apa yang sering muncul pada proses budidaya ikan lele:

    A. Masalah

    1. Mitos setut pakan menjadikan lele cepat panen

    Banyak yang beranggapan semakin banyak pakan yang diberikan maka akan menjadikan lele cepat panen, hal ini tidaklah benar. Jika lele kelebihan pakan akan memunculkan masalah yaitu:

    a. Sisa pakan yang tidak termakan akan menjadi penyakit pada ikan lele. Air yang keruh akibat sisa pakan ini akan menyebabkan cacar air dan ikan mati.

    b. Ikan lele termasuk ikan yang rakus, kebanyakan pakan akan menyebabkan usus lele bisa pecah

    c. Kebanyakan pakan, ikan lele akan lemah dan biasanya menggantung dengan perut buncit.

    2. Air cepat keruh, terutama pada kondisi kolam dengan tebar padat ikan lele.

    3. Ikan lele adalah ikan yang berjenis carnivora, sehingga rawan kanibalisme.

    4. Tidak dilakukan penyortiran ikan lele, akan mengakibatkan tidak meratanya pertumbuhan ikan lele.

    5. Harga pakan pabrik (pelet) yang semakin mahal

    B. Hal yang harus dilakukan pada budidaya ikan lele

    1. Jangan sampai memberikan pakan hingga sisa, berikan secukupnya (ketika sudah ada pakan yang mengambang atau slera makan ikan menurun segera hentikan pemberian pakan)
    2. Jangan sampai air kolam terlalu keruh atau berbau, sebaiknya lakukan pergantian air setiap hari. Pemberian aerator akan lebih baik terutama untuk kolam terpal dengan tebar padat.
    3. Pemberian hijauan di kolam seperti daun papaya (di potong kecil agar ikan dapat memakanya dengan mudah) agar keinginan terus makan dapat tersalurkan ke hijauan, dan mengurangi carnivore.
    4. Setidaknya pembudidaya memiliki 2 kolam untuk penyortiran.
    5. Pemberian pakan alternative bisa dilakukan untuk menghemat pakan pabrik, meskipun terkadang panen sedikit lebih lama dan menjadi sedikit repot untuk menyiapkan pakan alternative seperti ayam tiren, atau pakan olahan sendiri.

    C. Mengatasi masalah yang sering muncul pada ikan lele

    1. Perut kembung dan lele menggantung bisa diberikan garam secukupnya dan daun sirih
    2. Lele manggantung dapat dikuranngi dengan pemberian aerator.
    3. Untuk meningkatkan antibiotic ikan lele dapat diberikan mengkudu dan daun papaya, daun papaya konon juga dapat mengurangi angka kanibal.
    4. Pemberian probiotik dan tetes tebu dapat menjadi solusi adanya penyakit dan bakteri, dan dapat mengurangi intensitas penngisian air kolam. Selain di campurkan di dalam air kolam, probiotik dan tetes tebu dapat di campurkan ke pakan ikan lele yaitu saat pembibisan pakan.
    5. Pada saat persiapan kolam sebelum ikan lele masuk dapat diberikan tetes tebu, probiotik, garam, kapur sawur dan didiamkan kurang lebih 7 hari. Bibit ikan yang dimasukan minimal ukuran 7 .

    Sekian sedikit pembelajaran berdasar pengalaman pribadi. Ikan lele mempunyai harga relative stabil di pembudidaya dihargai Rp. 14.000,- hingga Rp 17.000,-. Biasanya banyaknya bobot pakan yang masuk akan setara dengan bobot ikan keluar. Ikan lele dapat panen dari ukuran 7 yaitu butuh waktu 2 – 3 bulan. Membudidayakan ikan lele itu gampang-gampang susah, butuh ketelatenan. Kalau mau cepet panen ya memang seharusnya membudidayakan ikan lele, dengan harga yang stabil tetapi perawatan yang cukup menguras tenaga. Semua kelebihan pasti ada kekurangan, setiap hasil yang dicapai membutuhkan kringat dalam prosesnya.

    Salam sukses, scale up unstoppable…………………..

     
  • yuda anas susetyo 1:59 am on April 21, 2020 Permalink | Reply  

    Attention Fish Gurame Cultivation 

    Ikan gurame  tergolong pada budidaya ikan tawar kelas atas yaitu menjadi primadona pasar sekaligus harga yang relative mahal. Pada waktu budidayanya pun relative lebih lama dibanding budidaya ikan tawar lainnya. Waktu budidaya ikan gurame bisa hamper 1 tahun tergantung pada ukuran awal bibit ikan yang dibesarkan untuk konsumsi. Biasanya untuk ukuran “korek plus”hingga panen bisa memakan waktu 8-9 bulan. Dalam proses budidaya ikan gurame ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari pantangan dan kwajiban yang harus dilakukan, yaitu:

    1. Pantangan/hal yang perlu dihindari
    2. Pergantian/ menguras kolam yang tidak segera dilakukan pengisian air seperti semula.
    3. Pemberian pakan dengan kualitas buruk, dapat menjadikan air kolam cepat kotor
    4. Pemberian pakan hijauan daun talas/lompong yang terlalu banyak menyebabkan air menjadi kotor dan gatal.
    5. Pemberian pakan pelet yang terlalu banyak, jika bersisa di kolam akan menimbulkan virus penyakit ikan, dan jika ikan terlalu banyak pakan pelet maka mata ikan menjadi mendolo/bengkak.
    6. Kwajiban yang harus dilakukan
    7. Persiapan kolam (pemberian pupuk organic & an organic (dibungkus sak/karung), antibiotic, tetes tebu, em4, garam, kapur kemudian didiamkan selama 7-10 hari) baru setelah itu di isi ikan.
    8. Pembelian bibit sebaiknya yang sudah besar/paling besar karena perawatan lebih mudah dan cepat panen.
    9. Kualitas air menjadi hal utama dalam budidaya gurame, jika ada masalah pada air kolam jika tidak kotor maka perlu diberikan gedebok pisang (dicacah) dan daunnya. Biasanya ikan yang stress akan melompat keluar kolam.
    10. Saat kolam kotor segera ganti airnya jika tidak ikan akan kena penyakit biasanya ditandai dengan ikan muncul ke permukaan (mangap-mangap, lemas).

    Beberapa hal tersebut perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil ikan gurame yang maksimal.

     
  • yuda anas susetyo 2:06 am on March 10, 2020 Permalink | Reply  

    Cerita Pemakaian Ninja 250SL Setelah Lebih dari 1 Tahun 

    Asalamualaikum

    Jumpa lagi, kali ini saya akan membahas tentang hobi otomotif. Ya tentang Ninja 250SL merupakan motor yang saya beli di akhir 2018, yaitu bulan November 2018. Motor ini adalah saya beli karena ingin upgrade yang sebelumnya adalah motor verza 150cc, meskipun saya tidak menjual verza sampai sekarang umurnya sudah masuk 6 tahun. Nah kali ini saya akan bercerita tentang pemakaian 1 tahun lebih dari Ninja 250SL ini apakah ada kendala, apakah puas atau seperti apa.,

    Jarak tempuh si Nina ini 11.000km lebih, untuk ukuran motor pemakaian 1 tahun ya standart karena dipakai harian juga dan kadang-kadang dipakai keluar kota. Selama ini tidak ada kendala., cumak dulu pas nyuci kabelnya kendor dibawah rantai, dan tidak mau nyala di starter. Tapi itu tidak masalah karena tinggal d tancepin udah beres dan habis itu tidak ada kendala meskipun dicuci. Hanya itu saja kendalanya, yang tidak ada. Untuk sparepart juga belum ada yang ganti dan semua masih orisinil. Karena saya pada dasarnya tidak begitu suka merubah-rubah motor. Biarkan apa adanya.

    Untuk perawatan hanya ganti oli dan service garansi aja, dan kebetulan baru saja habis kemarin untuk service gratisnya. Kalau menurut saya yang ppenting motor itu oli nya jangan sampi telat ganti pasti aman mesinnya. Dan olinya ini tidak mahal untuk satu botol 1 liter harganya sekitar 45 ribu, kalau ini habisnya pasti beli 2 botol meski nanti sisa, sisanya bisa dipakai ganti oli berikutnya jadi pembelian oli berikutnya cukup 1 botol saja.

    Motor ninja saya ini juga saya pakai harian, motornya nunduk tapi ga begitu pegel di tangan mungkin sudah terbiasa dan menurut saya karena juga motor ini berat stabil jadi dapat mengurangi pegel-pegel ditangan.

    Secara umum sih saya puas dengan performa motor ini, kenceng juga tarikannya, terus knalpot ini aja yang saya ganti dari mulai beli motor di awal karena knalpot bawaannya ga kedengeran malah lebih kenceng suara mesinnya dan bisa bahaya kalau ngebut karena ga ada tanda denger motor. Kalau ada suaranya seperti ini bisa jadi tanda dan ini juga tidak teralu bising karena saya pasang peredam atau db killer.

    Oke seperti itu temen-temen, mungkin bisa jadi pertimbangan untuk membeli motor ninja 250 SL, dulu saya beli di Kediri harga diskon 37 an juta, sekarang kayaknya sudah naik lagi jadi 40 jutaan.

    Terimakasih

    wasalamualaikum

     
  • yuda anas susetyo 2:24 am on February 28, 2020 Permalink | Reply  

    Alternatif Pakan Ikan Gurame 

    Assalamaualaikum

    Jumpa lagi, kali ini saya akan coba membahas tentang budidaya kolam gurame.

    Seperti yang sudah saya sampaikan pada kesempatan sebelumnya mainan baru saya adalah berbisnis gurame. Nah kali ini saya akan sedikit membahas tentang cara budidayanya, yaitu tentang pemberian pakan.

    Seperti yang kita ketahui bersama dalam budidaya peternakan maupun perikanan, pokoknya yang berhubungan dengan hewan hidup pasti pengeluaran yang paling berpengaruh dalam operasional adalah pakan. Begitu juga dengan budidaya gurame.

    Pada perhitungannya diprediksi untuk 2500 an ekor ikan gurame dengan ukuran se korek plus dengan prediksi panen sekitar 8-9 bulan akan membutuhkan pakan sekitar 55 karung pakan pur ikan atau pelet.

    Nah dalam hal ini untuk mengatasi masalah pakan itu maka seharusnya dalam membudidaya ikan gurame ada strategi-strategi, terutama dalam pakan, yaitu:

    1. Tambahan pakan hijauan, misalnya daun ketela, daun tales dsb, gurami itu suka hijau2an yg ga alot teksturnya.
    2. Bisa membuat pakan sendiri, banyak tutorial membuat pakan ikan dengan mempertimbangkan proteinnya

    Kedua hal ini bukan menjadi yang utama, tetapi strategi untuk selingan pakan ikan, karena kalau tidak ada pelet yang proteinnya tinggi juga akan lama besarnya. Selain selingan, pemberian pakan ini juga aman, karena ikan gurame itu berbeda dari ikan lain, jika kebanyakan pakan pelet maka ikan bisa mati atau mempengaruhi kesehatan ikan. Dengan pakan hijauan ini dipercayai oleh petani, ikan akan adem ayem.

    Kalau untuk seberapa banyak pakan hijauan, tidak masalah walaupun banyak, ikan tidak akan mati, tetapi kolam akan cepat kotor karena sisa-sisa hijauan yang tidak dimakan, selain itu kotoran ikan dengan pakan hijauan akan lebih cepat membuat kolam keruh.

    Sekian teman-teman, sedikityang saya sampaikan semoga bermanfaat,

    Wasalamualaikum

     
  • yuda anas susetyo 3:14 am on February 26, 2020 Permalink | Reply  

    CERITA MAINAN BARU “BISNIS IKAN GURAME” 

    Asalamualaikum

    Gimana kabarnya teman-teman, kali ini saya akan sedikit membahas dan bercerita tentang mainan baru. Mainan saya ini adalah kolam ikan gurame, ya saya pertama kali mengawali usaha bisnis di budidaya ikan gurame. Tetapi bagi saya mengawali bisnis itu bukan asal-asalan, sebelum saya memulai budidaya ikan gurame ini telah melakukan riset sebelumnya. Mengingat latar belakang keilmuan saya tidak dari bidang perikanan, tapi dalam dunia bisnis itu tidak memandang latar belakang seseorang. Bisnis itu open source, yang siapapun boleh masuk dan boleh meng costum-nya.

    Oke, yang pertama membahas konsep budidaya ikan gurame yang saya lakukan ini adalah sebenarnya juga karena mendukung usaha bidang pertanian yang sudah saya lakukan yaitu bunga kenanga yang saya tumpang sari dengan beberapa tanaman. Meskipun sama-sama melakukan budidaya ikan, entah ikan apapun jenisnya setiap orang bisa beda model dan system, bukan hanya system dalam segi budidaya nya saja tetapi lebih daripada itu bisa menjadi kesatuan system yang lebih luas.

    Riset yang saya lakukan ini cukup lama sekitar 2 minggu, mengingat saya baru pertama melakukan budidaya ikan gurame, mulai dari system budidaya, hingga pada saat pemasaran ikan. Pada akhirnya saya memutuskan untuk melakukan budidaya dengan menggunakan terpal tanam di tanah, seperti kita ketahui banyak model budidaya yaitu dengan kolam semen, kolam tanah, kolam terpal di mix tanah dan lain sebagainya. Model kolam yang saya pilih ini paling cocok untuk daerah saya, ya menurut keilmuan saya dalam berbisnis di sebuah wilayah itu harus mempertimbangkan potensi dan masalah yang ada.

    Pada kesempatan kali ini saya tidak mendetail menyampaikan detail budidaya ikan gurame, tetapi lebih kepada konsep dan manajerial dari rencana bisnis ini. Pada kesempatan lain saya akan menyampaikan detail system budidayanya.

    Nah pada awal saya memulai bisnis ini dengan melakukan riset 2 minggu setelah itu lanjut pada pembuatan kolam yang prosesnya sekitar 2 minggu itu saya juga mencoba untuk membuka untuk mencari investor, yaitu dengan membuat proposal untuk menarik investor. Untuk seorang pebisnis pemula seperti saya kepercayaan investor sangat minim. Ada yang sempat tertarik tetapi entah kenapa dia menghilang, saya hubungi tidak ada respon. Saya pada waktu itu mencoba untuk menghubungi rekan-rekan kerja saya dulu di pertamina dan juga rekan di kementrian. Tetapi kebanyakan masih belum tertarik dan juga karena masih ada kebutuhan lain.

    Saya membayangkan begini ternyata sulitnya pebisnis pemula terutama dalam pendanaan, jujur saya menghindari yang namanya hutang berbunga apapun model dan jenisnya. Untung saja investasi yang dibutuhkan tidak mahal, hanya sekitar 20 juta, yang sebenarnya saya masih mampu untuk menanggung biaya sendiri, tetapi yang saya pikirkan jikalau saya tidak punya dana sendiri pasti akan sangat kebingungan. Pada saat itu saya menawarkan investasi dengan bagi hasil mencapai 50%, bahkan kalau mengalami kerugian saya siap ganti rugi dana investasi yang disalurkan. Tetapi entah mengapa investor ini tidak ada yang mau., HERAN SAYA INI,. Ya tapi begitulah,.

    Pasti bertanya ya temen-temen ini mengapa saya memilih mengajukan dana kepada investor, padahal dana pribadi ada. Ya ini saya mencoba menerapkan ilmu bisnis yang baru saya pelajari, yaitu tentang bisnis bersama, dari masyarakat bawah untuk bisnis mikro, konsep saling membantu saling menguntungkan saling percaya. Tetapi memang susah mengawalinya. Selain itu mengundang investor akan lebih menguntungkan, karena uang yang tadi masih belum terpakai dapat diinvestasikan ke bidang yang lain.

    Selanjutnya konsep usaha ini selain untuk mengairi lahan pertanian di sebelahnya, juga nantinya akan coba saya kembangkan usaha dari hulu ke hilir, baik usaha perikanannya maupun pertaniannya,. Pasti bertanya lagi, ini hanya satu kolam konsepnya berkhayal banget,.. yaaa memang ini pilot project nya dulu, kalau ini sudah panen tau polanya nanti akan saya kembangkan,..

    nah bagaimana konsepnya kedepan..,

    akan lanjut di cerita berikutnya……..

    Terimakasih temen-temen sudah mendengarkan cerita ini, semoga bermanfaat

    Wasalamualaikum

     
  • yuda anas susetyo 8:42 am on November 16, 2019 Permalink | Reply  

    Kisah Yang Selalu Meninggalkan Cerita 

    Anak muda tidak terlepas dari urusan percintaan dan juga pekerjaan, pun aku yang diusiaku yang 3 tahun lagi genap 30 tahun ini masih saja dirisaukan dengan dua urusan itu. Mulai dari drama percintaan tentang jodoh, ya aku sebut jodoh karena diusiaku yang saat ini sudah tidak lagi ingin bermain dengan cewek. Saat ini ada seorang perempuan yang ingin ku menjalani hidup bersamanya tetapi tak kunjung mendapat restu, ya restu itu ibarat makanan orang jaman dahulu yang kini sedang melandaku. Pernah sebelum perempuan ini dating juga yang dahulu dirisaukan dengan kata restu tetapi entah kenapa yang kali ini begitu beda rasanya benar-benar menusuk. Ingin ku akhiri semua ini tanpa ada pihak yang terluka, tapi itu yang menjadi permasalahan nya yang belum aku temui hingga tulisan ini aku tulis. Ingin ku berakhir sesuai keinginan ku tapi scenario Allah SWT memang sungguh indah bahkan tak pernah aku mengerti ujung jalan ceritaku. Hanya usaha dan doa yang ku lantunkan dalam setiap detik nafasku.

    Bukan hanya tentang drama percintaan, urusan kerja juga sedang membuatku berfikir keras. Pada saat 2017 kuputuskan untuk keluar dari perusahaan BUMN Migas terkemuka di Negeri kita ini, hingga kini usaha pekerjaanku masih tak kunjung stabil. Banyak planning dan usaha yang sudah aku jalankan, tapi belum ada kata “mapan”. Usaha dibidang konsultan CSR yang ku rintis sudah hampir setahun kini sudah sedikit menemui titik terang dengan adanya satu perusahaan sebagai klien. Usaha pertanian yang dirintis sejak awal 2019 setidaknya sudah mulai ada hasilnya meskipun masih belum cukup ketika di hitung penghasilan perbulannya untuk hidup 1 bulan. Pun demikian saat ini sedang mencoba melebarkan sayap ke bisnis jual beli tapi belum juga berjalan karena terkendala mitra yang belum deal. Bahkan dibidang perikanan juga itu masih dalam pemikiran diatas kertas saja. Ah hal terbaru yang ku rintis saat ini adalah bidang teknologi develop apikasi, yang ku rintis dengan seorang teman yang baru saja dia memutuskan untuk risen dari pekerjaannya di bandung. Kita sama-sama mempunyai mimpi tentang Kediri, itu awal ide yang menyatukan visi kita dalam bidang teknologi.

    Hati, pikiran, perasaan apapun itu saat ini sedang terkuras untuk memikirkan dan menjalan kedua tema percintaan dan pekerjaan. Tak jarang rasa perih menghampiri tiba-tiba. Begitu menyayat hati, ingin ku bertahan dalam drama percintaan dan berharap dan berdoa tapi bahkan ku tak yakin apa itu akan bias dilewati. Hanya rasa bergantung dan percaya memang skenario Allah SWT jauh lebih baik daripada rencana kita. Banyak hal ku belajar dalam setahun terakhir ini, begitu indah, begitu sulit dan begitu mengharukan kelak mungkin jika aku mengingatnya pasti ku tersenyum sendiri.

    Tulisan ini ku persembahkan untuk diriku sendiri, pengingat bahwa setiap langkah yang sudah dan sedang kulalui harus kujadikan pelajaran kelak.

     

     
  • yuda anas susetyo 3:09 pm on September 22, 2018 Permalink | Reply  

    Syair Masa Lalu 

    Apapun yang dilakukan saat ini tak akan pernah bisa merubah masa lalu
    Seberapapun penyesalan, hingga air mata habis pun semua akan sia-sia
    Waktu tak akan pernah bisa kembali, yang berlalu biarlah berlalu
    Jangan sampai masa lalu menghancurkan asa masa depan diujung sana

    Setiap orang berhak untuk berubah dan meninggalkan masa lalu
    Masa Lalu adalah masa dimana pelajaran diperoleh,
    Jangan sampai masa lalu menjadi batu sandungan,
    Masa lalu akan selalu berkoar untuk menjatuhkan,

    Masa lalu tak pernah rela untuk ditinggal,
    Akan banyak yang berteriak tentang masa lalu,
    Tapi yakinlah masa depanmu bukan berdasar teriakan anjing-anjing itu,
    Percayalah anjing hanya akan menggonggong di bawah Elang yang terbang tinggi,

    Semua orang punya kesempatan untuk berubah,
    Hanya pilihan tepat yang dapat membuat melangkah,
    Jangan pernah kembali pada kebodohan,
    Atau semua akan hancur,

     

     

     

     
  • yuda anas susetyo 7:39 am on July 18, 2018 Permalink | Reply
    Tags: Tag it   

    Belajar tapi Mendapat Uang

    Sejak tahun 2015 tepatnya tanggal 1 april, aku mulai untuk kehidupan baru diperantauan yang baru, ya istilahnya pindah tempat merantau. Aku tak tau ini aku setelah lulus masuk ke dunia kerja atau apa ya, kalau kerja kok masih sama bapak ibu guru dosen dan instansi yang berjasa memberikan ilmu padaku selama 4 tahun lebih,wkwkwkwk.
    Sempat aku berfikir masih magang, ya bukan karena gaji yang sedikit, jujur saja kalau segi finansial ini sudah lebih dari cukup, tetapi lebih kepada rasa sistem yang berjalan. Yakin aku ngrasa ini masih kuliah tapi secara nyata seperti project untuk mendapat uang. Ya aku sebut magang, dan tentu aku niati mencari ilmu baru di dalam dunia kerja sebelum aku benar-benar bekerja secara profesionl. Nah padahal dari 2015 itu banyak orang yang menyebut telah bekerja ya kerja itu memang berbeda-beda bukan hanya harus datang pukul 07.00 sampai pulang pukul 16.00 dan terikat oleh waktu dan berbagai kesibukan didalam kantor. Ada berbagai sistem kerja yang itu tergantung pada tujuan kebutuhan hasil kerja, karena tuntutan maka perusahaan membuat sistem untuk menarik orang dijadikan pekerja. Kerja ada yang kontrak, dan pekerja tetap, pekerja kontrak pun macam macam ada yang berorientasi pada output kerja dan tidak terikat waktu dan juga harus terikat waktu. Ah jadi membaahas sistem kerja, padahal niat mau bilang dari tahun 2015 hingga saat ini aku banyak belajar dan mengaplikasikan ilmu.
    Entah kenapa dari sekian jenis sistem bekerja dan kerja yang aku pahami itu aku masih menganggap saat ini lebih dari 3 tahun masih saja aku sebut belajar. Entah juga kenapa aku selalu menjawab kalau ditanya sekarang kerja dimana aku menjawab “taseh belajar nyambut damel pados yotro”. Bahkan aku sendiri tak tau apa itu yang dimaksud dengan konsep bekerja, padahal dibuku-buku sudah dengan sangat jelas disebutkan konsep bekerja dan belajar itu sangat berbeda. Ah biarkan ini juga buat aku sendiri konsep yang aku buat sendiri, silahkan saja protes yang penting tidak pengaruh juga kehidupan sistem pekerjaan di dunia,wkwkwkwk
    Belajar tapi mendapat uang, ya istilah ini mungkin yang paling sering aku pakek. Kalau aku sebut bekerja mungkin bakal penuh tekanan, eh tapi kalau aku sebut belajar memang tidak ada tekanan? Ya sama aja sih, sekolah saja penuh tekanan rasanya (dasar pemalas).haha….
    Keduanya belajar dan bekerja yang jelas sama-sama dapat menjadi nilai ibadah, ya apalagi digabung ya, bekerja dan belajar pasti nilai ibadahnya dobel itu,haha…, lasan itu kadang perlu..
    Btw, ini kehidupanku pribadi, terserah mau orang bilang apa, dengarkan saja kalau memang baik ya dipakek kalau gag guna ya buat apa, aku hidup bukan untuk mendapat komentar baik, karena komentar orang belum tentu benar.

    “yang baik dimata orang, belum tentu benar-benar baik”
    “jangan labil karena pengaruh lingkungan, ini hidupmu, buat prinsipmu, kokohkan komitmenmu”
    “selalu ada keluarga yang akan mendukung karena diri ini memang benar, kalau orang tua saja sudah tidak mendukung bagaimana bisa menyebut diri ini pantas untuk bernafas”

     
  • yuda anas susetyo 5:20 pm on June 7, 2018 Permalink | Reply  

    Selalu Tegak Tak Bergeming 

    Akhir-akhir ini banyak hal yang kualami, ada saat aku harus berfikir dalam diam, dan memandang dalam kekosongan. Aku mulai lagi berkutat dengan suasana hati, yang bahkan aku sendiri belum tentu bisa menerjemahkannya. Perjalanan hidupku masih sampai disini, masih sangat terlalu dini untuk melambaikan bendera putih. Masa depan selalu penuh teka teki untuk menariku memecahkannya. Kejadian-kejadian diluar kendaliku muncul seolah tiada henti, mulai dari ekonomi, asmara, dan lingkungan yang begitu asing. Sepertinya aku yang selalu dihadapkan dengan kehidupan asing dalam 8 tahun terkhir ini sudah mulai bisa beradaptasi. Untuk ekonomi, ya siapa yang tidak pernah berfikir tentang kehidupan dunia dan aku termasuk manusia biasa yang coba untuk mengukir diatas berlian. dan yang muncul diakhir ini adalah masalah asmara, ah bukan diakhir ini sebenarnya tetapi sudah lamaaaa dan ini ada hal baru.
    Wahai masalah yang perlu kalian tahu aku akan selalu tegak berdiri untuk menghadapimu, aku tidak akan pernah menyerah. Biarlah takdir yang menjawab, ingat aku berdiri disini tidak akan tinggal diam,.

    Ada yang bilang aku terlalu sabar, terlalu lemah, terlalu lembut, terlalu acuh.
    lingkungan telah membentuku menjadi pribadi yang tenang, tapi tidak kompromi untuk ketegasan ini. “meski kadang goyah juga sih tegasnya,wkwkwkkw

    “Aku hanya ingin ridho dengan segala yang sudah terjadi dalam hidupku”

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel