CERITA MAINAN BARU “BISNIS IKAN GURAME”

Asalamualaikum

Gimana kabarnya teman-teman, kali ini saya akan sedikit membahas dan bercerita tentang mainan baru. Mainan saya ini adalah kolam ikan gurame, ya saya pertama kali mengawali usaha bisnis di budidaya ikan gurame. Tetapi bagi saya mengawali bisnis itu bukan asal-asalan, sebelum saya memulai budidaya ikan gurame ini telah melakukan riset sebelumnya. Mengingat latar belakang keilmuan saya tidak dari bidang perikanan, tapi dalam dunia bisnis itu tidak memandang latar belakang seseorang. Bisnis itu open source, yang siapapun boleh masuk dan boleh meng costum-nya.

Oke, yang pertama membahas konsep budidaya ikan gurame yang saya lakukan ini adalah sebenarnya juga karena mendukung usaha bidang pertanian yang sudah saya lakukan yaitu bunga kenanga yang saya tumpang sari dengan beberapa tanaman. Meskipun sama-sama melakukan budidaya ikan, entah ikan apapun jenisnya setiap orang bisa beda model dan system, bukan hanya system dalam segi budidaya nya saja tetapi lebih daripada itu bisa menjadi kesatuan system yang lebih luas.

Riset yang saya lakukan ini cukup lama sekitar 2 minggu, mengingat saya baru pertama melakukan budidaya ikan gurame, mulai dari system budidaya, hingga pada saat pemasaran ikan. Pada akhirnya saya memutuskan untuk melakukan budidaya dengan menggunakan terpal tanam di tanah, seperti kita ketahui banyak model budidaya yaitu dengan kolam semen, kolam tanah, kolam terpal di mix tanah dan lain sebagainya. Model kolam yang saya pilih ini paling cocok untuk daerah saya, ya menurut keilmuan saya dalam berbisnis di sebuah wilayah itu harus mempertimbangkan potensi dan masalah yang ada.

Pada kesempatan kali ini saya tidak mendetail menyampaikan detail budidaya ikan gurame, tetapi lebih kepada konsep dan manajerial dari rencana bisnis ini. Pada kesempatan lain saya akan menyampaikan detail system budidayanya.

Nah pada awal saya memulai bisnis ini dengan melakukan riset 2 minggu setelah itu lanjut pada pembuatan kolam yang prosesnya sekitar 2 minggu itu saya juga mencoba untuk membuka untuk mencari investor, yaitu dengan membuat proposal untuk menarik investor. Untuk seorang pebisnis pemula seperti saya kepercayaan investor sangat minim. Ada yang sempat tertarik tetapi entah kenapa dia menghilang, saya hubungi tidak ada respon. Saya pada waktu itu mencoba untuk menghubungi rekan-rekan kerja saya dulu di pertamina dan juga rekan di kementrian. Tetapi kebanyakan masih belum tertarik dan juga karena masih ada kebutuhan lain.

Saya membayangkan begini ternyata sulitnya pebisnis pemula terutama dalam pendanaan, jujur saya menghindari yang namanya hutang berbunga apapun model dan jenisnya. Untung saja investasi yang dibutuhkan tidak mahal, hanya sekitar 20 juta, yang sebenarnya saya masih mampu untuk menanggung biaya sendiri, tetapi yang saya pikirkan jikalau saya tidak punya dana sendiri pasti akan sangat kebingungan. Pada saat itu saya menawarkan investasi dengan bagi hasil mencapai 50%, bahkan kalau mengalami kerugian saya siap ganti rugi dana investasi yang disalurkan. Tetapi entah mengapa investor ini tidak ada yang mau., HERAN SAYA INI,. Ya tapi begitulah,.

Pasti bertanya ya temen-temen ini mengapa saya memilih mengajukan dana kepada investor, padahal dana pribadi ada. Ya ini saya mencoba menerapkan ilmu bisnis yang baru saya pelajari, yaitu tentang bisnis bersama, dari masyarakat bawah untuk bisnis mikro, konsep saling membantu saling menguntungkan saling percaya. Tetapi memang susah mengawalinya. Selain itu mengundang investor akan lebih menguntungkan, karena uang yang tadi masih belum terpakai dapat diinvestasikan ke bidang yang lain.

Selanjutnya konsep usaha ini selain untuk mengairi lahan pertanian di sebelahnya, juga nantinya akan coba saya kembangkan usaha dari hulu ke hilir, baik usaha perikanannya maupun pertaniannya,. Pasti bertanya lagi, ini hanya satu kolam konsepnya berkhayal banget,.. yaaa memang ini pilot project nya dulu, kalau ini sudah panen tau polanya nanti akan saya kembangkan,..

nah bagaimana konsepnya kedepan..,

akan lanjut di cerita berikutnya……..

Terimakasih temen-temen sudah mendengarkan cerita ini, semoga bermanfaat

Wasalamualaikum