Belajar tapi Mendapat Uang

Sejak tahun 2015 tepatnya tanggal 1 april, aku mulai untuk kehidupan baru diperantauan yang baru, ya istilahnya pindah tempat merantau. Aku tak tau ini aku setelah lulus masuk ke dunia kerja atau apa ya, kalau kerja kok masih sama bapak ibu guru dosen dan instansi yang berjasa memberikan ilmu padaku selama 4 tahun lebih,wkwkwkwk.
Sempat aku berfikir masih magang, ya bukan karena gaji yang sedikit, jujur saja kalau segi finansial ini sudah lebih dari cukup, tetapi lebih kepada rasa sistem yang berjalan. Yakin aku ngrasa ini masih kuliah tapi secara nyata seperti project untuk mendapat uang. Ya aku sebut magang, dan tentu aku niati mencari ilmu baru di dalam dunia kerja sebelum aku benar-benar bekerja secara profesionl. Nah padahal dari 2015 itu banyak orang yang menyebut telah bekerja ya kerja itu memang berbeda-beda bukan hanya harus datang pukul 07.00 sampai pulang pukul 16.00 dan terikat oleh waktu dan berbagai kesibukan didalam kantor. Ada berbagai sistem kerja yang itu tergantung pada tujuan kebutuhan hasil kerja, karena tuntutan maka perusahaan membuat sistem untuk menarik orang dijadikan pekerja. Kerja ada yang kontrak, dan pekerja tetap, pekerja kontrak pun macam macam ada yang berorientasi pada output kerja dan tidak terikat waktu dan juga harus terikat waktu. Ah jadi membaahas sistem kerja, padahal niat mau bilang dari tahun 2015 hingga saat ini aku banyak belajar dan mengaplikasikan ilmu.
Entah kenapa dari sekian jenis sistem bekerja dan kerja yang aku pahami itu aku masih menganggap saat ini lebih dari 3 tahun masih saja aku sebut belajar. Entah juga kenapa aku selalu menjawab kalau ditanya sekarang kerja dimana aku menjawab “taseh belajar nyambut damel pados yotro”. Bahkan aku sendiri tak tau apa itu yang dimaksud dengan konsep bekerja, padahal dibuku-buku sudah dengan sangat jelas disebutkan konsep bekerja dan belajar itu sangat berbeda. Ah biarkan ini juga buat aku sendiri konsep yang aku buat sendiri, silahkan saja protes yang penting tidak pengaruh juga kehidupan sistem pekerjaan di dunia,wkwkwkwk
Belajar tapi mendapat uang, ya istilah ini mungkin yang paling sering aku pakek. Kalau aku sebut bekerja mungkin bakal penuh tekanan, eh tapi kalau aku sebut belajar memang tidak ada tekanan? Ya sama aja sih, sekolah saja penuh tekanan rasanya (dasar pemalas).haha….
Keduanya belajar dan bekerja yang jelas sama-sama dapat menjadi nilai ibadah, ya apalagi digabung ya, bekerja dan belajar pasti nilai ibadahnya dobel itu,haha…, lasan itu kadang perlu..
Btw, ini kehidupanku pribadi, terserah mau orang bilang apa, dengarkan saja kalau memang baik ya dipakek kalau gag guna ya buat apa, aku hidup bukan untuk mendapat komentar baik, karena komentar orang belum tentu benar.

“yang baik dimata orang, belum tentu benar-benar baik”
“jangan labil karena pengaruh lingkungan, ini hidupmu, buat prinsipmu, kokohkan komitmenmu”
“selalu ada keluarga yang akan mendukung karena diri ini memang benar, kalau orang tua saja sudah tidak mendukung bagaimana bisa menyebut diri ini pantas untuk bernafas”