Updates from April, 2018 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • yuda anas susetyo 11:54 am on April 26, 2018 Permalink | Reply  

    Pendewasaan 

    Pendewasaan itu berbeda dengan penuaan. Pendewasaan itu tidak pasti, sedangkan penuaan itu jelas dan sudah pasti. Dewasa itu istilah sifat, sedangkan tua itu masalah umur. Pendewasaan butuh proses yang  setiap orang tidak akan sama prosesnya, untuk menjadi dewasa butuh tempaan yang kadarnya juga berbeda setiap orangnya. Semakin ditempa maka akan menghasilkan sifat yang luarbiasa, layaknya batu yang butuh proses untuk menjadi berlian.
    Orang yang sudah tua belum tentu dewasa, misalnya saja masih suka bertengkar dengan tetangga, yaph intinya tidak tau tanggungjawab dan haknya, masalah aturan moral. Meskipun tidak dapat dipungkiri umur juga berpengaruh dalam proses pendewasaan, yang asumsinya semakin banyak umurnya semakin banyak juga pengalamannya dan tempaan hidup yang dialami juga bisa semakin banyak menjadikan sifat semakin matang.
    Banyak yang mengamini ketika bilang “mumpung masih muda cari pengalaman dulu”, ya itu jelas buat bekal dihari nanti, untuk cerita dimasa depan. Jangan sampai ada istilah “mumpung masih muda, dinikmati dulu saja” seperti halnya berfoya-foya mumpung masih muda. Menikmati masa muda boleh tetapi jangan sampai merugikan dirisendiri, atau bahkan orang lain. Bukan berarti kita ini ketika berlaku tidak baik pada diri sendiri seperti Tato badan, Miras, Narkoba itu hanya  akan berdampak pada diri kita saja. Ingatlah keluarga, bukan hanya yang saat ini terutama orang tua, tetapi masa depan apakah tidak pernah berfikir untuta keluarga seperti istri dan anak ketika esok berkeluarga. Hmmm, ada juga yang berfikir, nanti aja ah bisa tobat, nanti aja sekarang belum waktunya entar juga pasti ada masanya sendiri untuk berhenti dan berbuat baik. GEMBEL ini pikiran seperti ini, jangan harap ketika sudah mentato, Miras, apalagi narkoba itu tidak akan berpengaruh dengan tubuhmu, otakmu, pola pikir. Semua akan berbeda, ketika tanpa obat-obatan seperti itu. Kalau tato juga jelas keliyatan, meski dihapus pun juga bakal terliyat juga itu. Pasti ada yang mikir itu adalah seni, “kalau di tato itu bukan tentu orang jelek” itu liyat mereka yang bertampang ustad, orang pintar bersekolah tinggi ujung ujungnya menyengsarakan rakyat dan mending kayak gini bertato tapi hatinya baik. GEMBBBELLL dah orang gini, kalau mau menggambar kenapa tuh dibadan, kalau seni apa ga ada yang lain yak, ya terserah sih itu pandanganku.
    Bersenang senang boleh, tapi ingat tanggungjawab. Banyak ciri orang yang dewasa seperti Tanggungjawab, menghargai pendapat orang lain (hargai pendapatku ini yak,haha), Tepat janji, patuh aturan, mengontrol emosi dan yang baik baik lainnya dah.
    Nah ini pendapatkuh, saling hargai pendapat yak…..,

    “Dewasa merupakan hasil dari seni menempa diri”

     

     
  • yuda anas susetyo 2:27 pm on April 25, 2018 Permalink | Reply  

    Terbunga-Bunga 

    Teringat saat pertama kali terbunga-bunga?…, eh apa ya itu terbunga bunga.., istilah ini aku pakai untuk menggambarkan suasana rasa jatuh cinta.., biarlah tulisan kali ini lebay.., cuma belajar jadi meloooo.., jadi berperasaan.
    Awal kenal, byasa aja,.., agak kenal dan berhubungan mulai dah muncul kagum..
    mulai kalau tidak ddihubungi atau tidak berhubungan rasanya ada yang kurang.
    mulai dah sering banget ngehubungi,,. eh ini saling menanggapi yak jangan sampai bertepuk sebelah tangan.
    kira kira fasenya seperti itu.., lanjut dah ke obrolan serius, pengennya ketemu dan bla bla blla…, akhirnya oke lah terjadi hal hal yang disepakati..,
    waktu terus berjalan, ada yang hitungan hari, hitungan bulan bahkan ada yang itungan tahun.., bukan hanya setahun tapi bertahun-tahun. tapi ingat ya ini pacaran bukan nikah, kalau nikah ya kudu seumur hidup dan ingat ya jangan punya lebih dari satu istri,.
    yaph ada yang fasenya lanjut sampai nikah, ada yang kandas.., banyak macam kekandasan itu terjadi.,, faktor external atau internal.
    ya ga ada yang kepengen hubungannya kandas, entah itu faktor eksternal atau internal,. tapi ketika hubungan sudah tidak lagi bisa dipertahankan, mungkin putus adalah jalan terbaik. mending kandasnya waktu pacaran, kalau sudah menikah apalagi punya anak, bukan hanya keluarga besar yang menjadi korban tetapi juga buah hati tercinta menjadi korban ke egoisan orang tua.
    ya begitulah kadang bunga itu bisa layu dan mati dan tidak muncul benih baru,. semoga kedepannya ini tidak kandas lagi ketika kutemukan bunga yang sebenarnya, hingga bunga itu kurawat saaat benar benar mekar dan akan memunculkan bunga baru dalam hal yang sama dan tidak pernah berakhir.

    “jalani saja, hingga masanya tiba ketika berjodoh maka semua akan terjadi”

     
  • yuda anas susetyo 10:50 am on April 24, 2018 Permalink | Reply  

    Hujan dipagi ini… 

    Pagi yang cerah.., emm bukan cerah tapi “pagi yang hujan ini” lumayan lah bisa adem sebelum berangkat kerja (selalu ambil sisi positifnya). Kebetulan hari ini 23 April 2018 ada temen yang nginep di kos, bukan itu yang mau aku bahas hari ini, tapi pada topik bahasannya perbincangan dingin di pagi hari. Kira kira kalau aku rangkum dalam bahasa tulisanku percakapannya seperti ini,:

    @ : koncone dewe sopo ki sing coomingsoon arep rabi?
    ! : ra ngerti ki ra update info
    @: lha nek kowe pie, arep kapan?
    !: wah fokus sinau disik ki, 2 tahun meneh paling. kowga e sing wes suwi kerjo wes nduwe sangu ndang rabio
    @: wah, karo sopo?
    !: yo karo sopo sing gelem karo kowe, terus kowe gelem karo bocae. karo konco ae, cedek tapi ga sampek pacaran kuwi ta’aruf.

    nah kira-kira seperti itu, bagi yang ga bisa bahasa jawa ya alhamdulillah. Jadi masa masa umur segini ini emang fase persiapan masa depan, bukan hanya tentang diri sendiri tapi persiapan ini jauh lebih luas melibatkan banyak orang. Yaph, pada dasarnya pilihan kita bukan hanya berdampak pada dirikita saja, tetapi juga orang yang berada disekitar kita. ah mau lanjut bahas tentang “nikah” sepertinya tidak sanggup karena pengalaman menyakitkan masa lalu yang belum juga terhapus. Yang jelas hidup ini sulit, jangan mempersulit dengan pikiran yang dipersulit. Jalani saja rencana yang dibuat, usahakan setiap janji atau kebaikan yang ada, tetap jalan pada keyakinan yang sudah terbentuk.
    ah rasanya jadi cerah pagi ini, meski hujan tak kunjung reda.

    selalu ada misteri dalam hidup, justru ini yang membuat hidup menjadi menarik, Jangan dipikir terlalu berat nanti bisa edan.

     

     

     
  • yuda anas susetyo 11:22 pm on April 20, 2018 Permalink | Reply  

    Developer Aplikasi 

    Apa itu Developer Aplikasi? Bukan pengen membahas bahasan yang sok keren, tapi hanya gagasan ngelantur yang ini hanya menurut kesayaan (Ga Nyambung)…,
    Oke, langsung saja, developer aplikasi itu adalah pengembang aplikasi baik itu berupa Android, IOS, atau berbasis web dekstop. Saat ini sedang trennya apa yang disebut dengan bisnis Start Up nah apalagi itu ya? itu adalah makanan dunia IT yang sering disebut sebagai sebuah basic untuk pengembangan aplikasi lebih lanjut. Nah, sekali lagi ini menurutkuh, yang silahkan crosscheck di buku yak. Start Up adalah aplikasi dasar yang dapat dikembangkan untuk menjalankan bisnis yang berbasis IT, misalnya untuk membuat aplikasi jual beli online dengan brand Wong Ndeso, TokoLapak, atau BukaPedia maka sebelum aplikasi tersebut dibuat maka akan dibuat terlebih dahulu aplikasi start up. Jadi intinya beginih Developer aplikasi adalah pembeuat Start Up dan klien mengembangkannya lagi menjadi aplikasi yang siap pakai.
    Nah, saat ini mulai bermunculan kayak jamur di musim hujan, banyak orang yang mulai terjun ke bisnis aplikasi. Banyak orang yang mempunyai basic bukan orang IT yang mulai tertarik masuk dunia IT (termasuk penulis). Ehmmm, jangan salah orang dengan latar belakang pendidikan formal tataboga bisa menjadi ahli IT loh,,. loh kok bisa? ya karena pada dasarnya IT itu ketrampilan, yang akan semakin canggih bila dilatih ingat kata kata “kami ini bukan orang berbakat, tetapi kami ini orang yang terlatih”.

    Eh iya aku mendirikan sebuah IT Consultant yang ku beri nama Upper IT Consulting yaph bukan promosi tetapi hanya mengenalkan,hehe..,

     
  • yuda anas susetyo 7:05 am on April 20, 2018 Permalink | Reply  

    Proses Membentuk Kenangan 

    Disadari ataupun tidak setiap orang berjalan membentuk sebuah kenangan, baik itu untuk yang dikenangnya sendiri atau orang lain. Sejauhmana diri ini membentuk kenangan untuk pribadi maupun orang lain ditentukan oleh seberapa jauh peran yang dilakukan. yaph, bahasa kali ini sepertinya terlalu formal. Sebenarnya yang aku tulis disini hanya berdasar pemikiran, kalau mau dibilang pengalaman sepertinya belum sampai ke tahap pengalaman, karena aku sendiri masih muda cuy, bahkan sampai saat aku menulis ini belum ada pasangan hidup,haha

    Saat ku tulis blog ini, sekarang aku ada Di Kecamatan Cikampek, aku perjelas kecamatan ya karena kebanyakan orang menganggap Cikampek ini adalah kota. Diwaktu ini aku baru pindah ke Cikampek ini belum genap 2 minggu. Kondisi yang masih mencari-cari jatidiri,haha…, menjadikanku menjadi kutuloncat, eits dalam arti dari project kerja satu ke project yang lain, dari kontrak  satu ke kontrak kerja yang lain. Ini merupakan persiapan menuju kemapanan, karena aku bukan orang yang anti kemapanan, hanya butuh tantangan saja biar hidup ini banyak seninya.

    Sehari di Cikampek kenal sama tim kerja yang awalnya aku nilai biasa-biasa saja, pertama ya orang yang menyeretku kesini entah kenapa aku mau aja masuk ke ini perusahaan karena tipudayanya ahhh ga usah sebut nama atau mungkin initial aja dah Mr. Migaded, yang katanya bakal jadi koordinator tim area Bandung, Balongan dan Cikampek. Ada juga Mrs. Sika dan Mrs. Tanjung, kalau ini ga usah initial, takut lupa namanya,wkwkwkwk…, yang aneh baru ketemu sehari aja sudah akrab (aku anggap akrab) beda sama teman-teman yang sebelumnya yang butuh waktu beberapa kali ketemu baru omongannya bisa nglantur, nah ini baru ketemu udah ceriwis. Akhir akhir ini aku menebak (baru kurang 2 minggu -_-) kita ada beberapa kesamaan yaitu “Ndeso”, dan penyakitannya itu bisa ya hampir sama gitu. Ada beberapa hal kebetulan yang selalu saja kebetulan salah satunya yang dia bahas pas selalu aja ada teman atau group whatshap yang menyebar konten yang sama barusan dia bahas. Ah mungkin saja ya aku kudet jadi pas dia bahas itu ya dia pas update terus baru temen temen group update, baik itu bahasan ora mutu sampai yang paling tidak bermutu.
    Dsini kutemui suasana baru, hal baru dan aku sadar disini penyesuaian (adaptasi) menjadi hal penting dalam setiap tahap kehidupan agar tidak punah,.. (mulai nglantur).

    Disini ku bentuk kenanganku dan kenangan orang lain, disini aku mulai terbangun dari sekian waktu tertidur.
    Hargai setiap apa yang terjadi dalam hidup ini, jangan meremehkan setiap kejadian.
    “ojo sepaneng, di gawe enjoy wae, hidup ini seni tentang bagaimana melukis di tataran friksi ilmiah kehidupan”

     

     

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel