Recent Updates Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • yuansu 9:53 am on April 11, 2022 Permalink | Reply  

    Kami 

    Kami

    Kami begitu tegar

    Bagai karang memecah ombak

    Kami begitu kokoh

    Bak randu tiada tambang

    Kami begitu Sombong

    Tiada pernah merunduk

    Kami begitu congkak

    Dengan kata MAHASISWA didiri

    Namun…… Apalah arti

    Kami dengan 240 juta jiwa

    Kami tak mampu mengubah dunia

    Kami tak mampu mendandani yang bobrok

    Kami hanya tunas yang masih tergodok

    Oh Tuhan……

    Jadikan kami pengukir sejarah negeri dibawah katulistiwa ini

    Rangkulah kami  

    Untuk mengubah negeri ini bersamaMu 

        Oleh: Anas

     
  • yuansu 9:48 am on April 11, 2022 Permalink | Reply  

    Jiwa Kehidupan 

    Bagaimanakah dunia ini menampakan wujudnya?
    Apakah terlihat bersahabat?
    Apakah engkau menikmati kehidupanmu?
    Ataukah engkau selalu membandingkannya dengan kehidupan orang lain?

    Apakah harta yang melimpah adalah tujuanmu?
    Apakah dengan harta yang melimpah engkau mendapatkan kehidupanmu?
    Ya……………, sebagian besar orang pasti meng-Amini kalau “uang bukan segalanya, tapi hidup butuh uang”
    Sungguh manusia akan berlomba untuk mendapatkan kehidupannya

    Sejenak, tanyakan lagi pada jiwa
    Apakah tujuan kehidupan ini untuk mencapai kebahagiaan?
    Jiwa yang kosong tidak pernah merasa hidup
    Kehidupan itu ada pada jiwa.

    Bukan berarti karena banyak uang kita akan bahagia
    Bukan berarti saat bahagia menjadikan kita bersyukur
    Tetapi karena karena bersyukur kita akan bahagia
    Dengan bersyukur kita memperoleh apa yang kita inginkan

    Oleh: Anas

     
  • yuansu 2:46 pm on April 10, 2022 Permalink | Reply  

    Ingatan Masa Kecil 

    Pernahkah kalian mengingat masa kecil dulu, sejauh manakah ingatan itu melekat dan saat umur berapa ingatan itu masih bisa jelas melintas. Saya rasa setiap orang akan berbeda perihal ingatan ini, dan akan memudar seiring waktu. Kali ini saya akan mencoba menarawang kembali ingatan masa kecil yang mungkin saja menjadi romantisme buat saya pribadi atau mungkin kalian juga bisa ikut merasakannya. Bisa juga kejadian masa itu menjadi pelajaran buat kita, atau mungkin penerus kita, terutama dalam mendidik dan menanamkan nilai-nilai untuk kebaikan dimasa mendatang.

    Saya masih sedikit bisa mengingat kejadian disaat masa sebelum sekolah Taman Kanak-kanak, yang berarti usia saya masih kurang dari 6 tahun. Kurang-lebih di tahun 1996, didesa tempat kelahiran saya, waktu itu jalan-jalan masih belum banyak yang di aspal ataupun di beton. Tanah berdebu yang apabila hujan maka akan tergenang air dan sulit dilalui kendaraan. Jalanan masih menjadi tempat favorit untuk bermain bersama teman sebaya, apalagi masa itu belum banyak kendaraan bermotor. Seringkali kita sebagai penguasa jalanan kampung menggunakannya untuk bermain kelereng.  Perihal bermain kelereng ini saya cukup lihai dan kerap kali menang dengan pulang dan membawa banyak kelereng. Entah permainan ini termasuk judi ataupun tidak, kita semua tidak memperdulikan itu yang penting kita semua sama-sama bermain dan puas. Kelereng hasil dari bermain cirak (bermain kelereng) kemudian saya jual di toko, kebetulan orang tua saya waktu itu punya toko kelontong. Pada waktu itu harga 5 kelereng Rp100,-, hasil uang itu saya gunakan untuk ditabung. Kala itu toko kelontong orangtua saya cukup ramai pembeli termasuk kelerengku. Hari demi hari permainan ini pun kalah pamor dengan tujon bungkus rokok (sama seperti kelereng hanya saja yang menjadi incaran adalah bungkus rokok dengan batu baterai sebagai alatnya). Permainan saat itu pun juga mengikuti tren dan musim, permainan ini membuat bisnis kelereng saya terhambat.

    Saya tidak begitu mengikuti permainan tujon bungkus rokok, menurut saya kurang begitu menarik, mungkin saja karena saya tidak begitu ahli atau memang karena tidak bisa dibisniskan hasilnya. ^-^. Tetapi sedikit berganti tahun permainan lain pun mulai ramai dimainkan oleh teman-teman yaitu paton. Istilah paton pasti mungkin asing bagi anak sekarang, karena saya lihat permainan ini sudah jarang bahkan tidak saya temui secara langsung. Paton ini adalah permainan yang menggunakan gasing terbuat dari kayu dengan ujungnya di beri paku untuk menghancurkan gasing milik lawan. Permainan ini pun juga kurang saya minati. Hingga munculah permainan nitendo, videogame, gameboot dan PS. Teman-teman juga lebih memilih permainan digital yang lebih modern. Saya sedih karena teman-teman semakin berkurang untuk bermain dijalanan. Apalagi saat itu permainan tersebut sistemnya menyewa, sehingga sangat disayangkan sekali untuk ikut serta teman-teman bermain game tersebut. Apalagi untuk uang saku sekolah waktu itu yang saya terima Rp.100,-. Orang tua saya juga sangat melarang bermain game tersebut. Untungnya saat itu setiap sore masih ada teman-teman yang bermain bola jadi saya dapat ikut, ya meskipun teman-teman yang bermain bola umurnya beberapa tahun diatas saya, tetapi itu tidak masalah, karena saya juga cukup ahli bermain sepakbola dan kerap kali diandalkan mewakili kampong bermain.

    Masa kecil saya dari tahun 1996 hingga 2000 an dipenuhi dengan bermain di lingkungan, bermasyarakat dan berinteraksi dengan alam. Bahkan tidak jarang ada luka yang masih membekas dikulit saya, tetapi itu betapa menyenangkan. Meskipun banyak bermain secara akademis mulai dari TK, hingga Sekolah Dasar saya tidak pernah ketinggalan, terbukti selalu berada di peringkat 5 besar. Karena bermain ini selalu saya imbangi belajar rutin setiap malam, meskipun hanya 30 menit.

    Bersambung……

     
  • yuansu 3:21 am on April 8, 2022 Permalink | Reply  

    Berbisnis itu Sulit 

    Kebanyakan beranggapan kalau pebisnis itu enak, kerja suka-suka, waktunya suka-suka, tempatnya suka-suka. Hidupnya enak, tidak terlihat berangkat kerja dan pulang kerja tetapi mempunyai rumah dan mobil mewah. Seperti kata orang bijak “yang terlihat adalah hasil dan banyak yang menginginkannya, tetapi tak banyak yang melihat usaha apalagi mau menjalaninya ”. Kiranya banyak pebisnis yang tumbang dan belum sempat dikenal.

    Berbeda halnya dengan pekerja, dengan pekerjaan pasti dan waktu yang sudah ditentukan. System sudah terbentuk untuk dijalani, sehingga resiko yang dihadapi lebih minimal apalagi pekerja teladan pasti akan selalu dipertahankan perusahaan bahkan ada jenjang karir. Pekerjaan yang dihadapi juga lebih terprediksi setiap hari dengan pola dan kebiasaan yang sama maka pengalaman menjadi senjata utama untuk mengerjakan tugas.

    Berbisnis berbeda dengan hanya berjualan, kalau hanya membeli dan menjual itu namanya pedagang. Pebisnis bukan hanya menghadapi proses produksi, ataupun hanya stock barang, tetapi lebih kompleks, terutama untuk terus berinovasi agar perusahaan tetap hidup atau bahkan berkembang. Banyak perusahaan besar yang akhirnya tumbang karena tidak mengikuti perkembangan. Pebisnis bukan hanya menanggung diri sendiri, tetapi juga nasib karyawan. Tentu saja pertanggungjawaban ini bukan hanya didunia tetapi juga kelak di akhirat.

    High risk, high return, berbisnis adalah tentang memanajemen resiko, jika resiko terkelola maka bonusnya akan mendapatkan keuntungan. Seperti berjalan menerobos rimba belantara jika mampu melewatinya maka akan  mendapatkan surge tersembunyi didalamnya.So, berbisnis jangan hanya ikut-ikutan tapi harus bersungguh-sungguh, dan jangan sampai menyerah, beranilah dengan resiko yang sudah terukur, karena takdir kita tersembunyi.

     
  • yuansu 2:06 pm on April 7, 2022 Permalink | Reply  

    Cerita dengan Si Panther 

    Ini cerita dengan mobil panther tahun 2000 yang sudah saya beli di akhir tahun 2021. Sebelumnya saya punya kijang super tahun 1991. Memang benar kijang super dikenal dengan ketangguhannya terutama dibagian mesin dan kaki-kakinya yang kuat, tetapi untuk saya pribadi kijang super ini termasuk mobil yang kurang efisien alias boros. BBM dengan menggunakan pertalite untuk pemakaian luar kota bisa mencapai 1:9, dengan kapasitas silinder 1500cc. Saya orangnya lebih mengutamakan efisiensi, setelah riset dan research  akhirnya pilihan itu menuju pada panther.

    Mulailah perburuan panther, dengan spesifikasi yang sudah saya tentukan sendiri, karena pada dasarnya mobil ini sudah menjadi kebutuhan untuk saya (red. Bukan keinginan). Pertama, harus yang sudah 2.5, kedua, AC masih fungsi dingin, ketiga, mesin tidak ngobos, keempat, body tidak banyak yang kropos. Setelah spesifikasi saya tentukan maka selebihnya adalah bonus. Seperti kita ketahui panther mempunyai banyak jenis, seperti royale, grand royal, royal min, higrade, new higrade, hi-sporty, sporty. Saya pribadi tidak masalah untuk jenis panthernya, asalkan spesifikasi yang sudah saya tentukan terpenuhi, toh mesin dan suku cadang semuanya sama.

    Pada akhirnya setelah perburuan yang cukup panjang, mulai dari market online, hingga mengandalkan blantik/ makelar, panther sesuai dengan spesifikasi tersebut adalah panther royal min tahun 2000. Harganya cukup menarik yaitu Rp55.7jt, panther masih memiliki harga yang cukup stabil dan relatif tinggi. Panther royale min ini hanya memiliki AC single blower dan pintu yang masih belum menggunakan power window, sisanya semuanya saya kira secara umum sama. Apalagi yang dicari dari si panther kalau bukan ketangguhan mesinnya, badak banget.

    Awalnya dulu sempat takut juga pindah dari mobil bensin ke diesel seperti panther, hal ini karena omongan beberapa orang seperti perawatan yang mahal mobil diesel. Panther juga dikenal tidak memiliki tarikan mesin yang responsive seperti halnya mobil bensin. Selain itu kelemahan pada kaki-kakinya yang gampang ambrol. Suara mesin yang brisik, dan juga bunyi ngik ngik didalam kabin. Semua argument ini saya lawan, menurutku semua mesin semua mobil akan sama saja, jika tanpa perawatan yang benar dan pemakaian yang asal-asalan maka juga akan banyak permasalahan. Buktinya juga banyak panther bertebaran dijalan pasti semua bisa teratasi.

    Benar saja setelah beberapa bulan saya pakai panther, malahan saya lebih puas pakai panther ketimbang kijang super yang sebelumnya pernah saya pakai. Memang sih tidak head to head dari segi tahun juga sudah beda. Tetapi secara umum yang dikatakan argument orang tidaklah semenakutkan itu tentang mobil diesel panther. Panther ini irit dan bertenaga, saya seringkali perjalanan kediri-jogja dengan jarak tempuh 269an km biaya untuk beli solar kurang dari Rp100.000,-(masih bisa muter-muter kota)  atau jika dihitung bisa 1:15. Kecepatan panther saya ini juga kerapkali mencapai 130-140kpj ya mungkin bisa lebih irit kalau dibawa santai tarikannya pun masih oke. Kalaupun memang nantinya butuh perawatan berlebih maka uang untuk pembelian BBM bisa ditabung dialihkan untuk perawatan yang lain. Terutama jika dibandingkan dengan kijang super saya yang dulu sekali ke jogja bisa lebih dari Rp200.000,- sekali berangkat, bisa 2 kali lipat pengeluaran transportasinya. Penghematan ini bisa dialihkan untuk perawatan kenyamanan yang lain,, seperti pembenahan interior agar tidak berisik, ball joint yang bagus dll. Apalagi panther ini juga merupakan mobil pekerja, bisa dibuat angkut beban cukup banyak didukung dengan kabin yang lega.

    Saya kira setelah menggunakan mobil diesel, selanjutnya sudah tidak ada keinginan untuk kembali ke mobil bensin lagi, gag percaya? Coba saja!!      

     
  • yuansu 1:15 pm on July 17, 2021 Permalink | Reply  

    Lika-Liku Kehidupan 

    Keindahan puncak gunung bisa kita nikmati dengan usaha, para pendaki gunung pasti mengerti hal ini, ada jalanan terjal naik berliku bebatuan licin dan suhu bisa sangat dingin. Begitulah juga dengan kehidupan ini. Awal tahun 2020 menjadi titik awal diriku memulai kehidupan baru, sebuah pilihan yang berani ku ambil. Bagaimana tidak, aku awali landasan ekonomi baru dengan keluar dari pekerjaan lama, dan juga ku awali kehidupan baru dengan menikahi seorang perempuan luarbiasa. Sebuah langkah berani ini ku ambil karena memang aku ingin menjadi lebih baik karena kurasa pekerjaan lamaku hanya buang waktu tanpa adanya kejelasan karir dan juga memang bukan passionku kerja kantoran. Semua kondisiku kujelaskan pada istriku kalau menikah denganku akan menjadi hal sulit. Tetapi dengan mantab dia mengiyakan untuk tetap menikah denganku. Alhasil full tahun 2020 dan ditambah lagi corona kita hanya makan dari sisa tabungan yang ada. Inginku segera memiliki rumah sendiri, karena memang tidak baik untuk tetap bersama orangtua ketika sudah menikah.

    Semua cita-cita bagus harus tertunda, belum lama kita menikah ya kurang dari 1 bulan istriku dita hamil. Disitu ujian semakin bertambah, dan memang semua planning harus benar-benar matang. Dengan sangat berat hati banyak sekali keinginan istriku harus ditunda karena ketidakmampuanku saat ini. Apaboleh buat nasi sudah menjadi bubur diriku harus semakin giat berusaha, dengan membuka banyak peluang. Aku sangat bersyukur mempunyai istri dita, karena dimasa-masa sulit dia masih membersamaiku. Hingga pada tahun 2021 aku dapat proyek cukup besar, meskipun demikian proyek ini baru akan dibayar pada akhir tahun, dan saat ini pun aku masih mempunyai banyak hutang belum lagi sekarang ada seorang putra yang harus kami hidupi. Hal ini mungkin menjadi pelajaran bagi teman-teman untuk benar-benar matang dalam mengambil sikap agar kesusahan tak menghampiri. Hingga saat ini aku selalu bersykur karena dibersamai dan dikaruniai seorang istri dan putra yang selalu menjadi penyemangat. Aku akan selalu berusaha untuk mengukir senyum keluargaku ini di dunia hingga diakhirat.

     
  • yuansu 6:18 am on May 16, 2020 Permalink | Reply  

    Attention Budidaya Lele 

    Lele merupakan air tawar yang banyak diminati konsumen, biasanya sering di olah menjadi makanan favorit pecel lele. Penjual pecel lele ini menjamur di setiap kota di Indonesia. Banyaknya permintaan pasar menjadikan bisnis ikan lele diminati oleh masyarakat. Saat ini banyak muncul petani pembudidaya ikan lele baru, ada yang semakin berkembang dan ada juga yang meredup dan gulung tikar. Ada berbagai sebab yang mempengaruhi perkembangan pembudidaya ikan lele. Mulai dari proses budidaya, hingga tahap pemasaran. Kali ini saya akan fokus membahas tentang proses budidayanya, yaitu apa sajakah yang harus dan tidak boleh dilakukan, serta masalah apa yang sering muncul pada proses budidaya ikan lele:

    A. Masalah

    1. Mitos setut pakan menjadikan lele cepat panen

    Banyak yang beranggapan semakin banyak pakan yang diberikan maka akan menjadikan lele cepat panen, hal ini tidaklah benar. Jika lele kelebihan pakan akan memunculkan masalah yaitu:

    a. Sisa pakan yang tidak termakan akan menjadi penyakit pada ikan lele. Air yang keruh akibat sisa pakan ini akan menyebabkan cacar air dan ikan mati.

    b. Ikan lele termasuk ikan yang rakus, kebanyakan pakan akan menyebabkan usus lele bisa pecah

    c. Kebanyakan pakan, ikan lele akan lemah dan biasanya menggantung dengan perut buncit.

    2. Air cepat keruh, terutama pada kondisi kolam dengan tebar padat ikan lele.

    3. Ikan lele adalah ikan yang berjenis carnivora, sehingga rawan kanibalisme.

    4. Tidak dilakukan penyortiran ikan lele, akan mengakibatkan tidak meratanya pertumbuhan ikan lele.

    5. Harga pakan pabrik (pelet) yang semakin mahal

    B. Hal yang harus dilakukan pada budidaya ikan lele

    1. Jangan sampai memberikan pakan hingga sisa, berikan secukupnya (ketika sudah ada pakan yang mengambang atau slera makan ikan menurun segera hentikan pemberian pakan)
    2. Jangan sampai air kolam terlalu keruh atau berbau, sebaiknya lakukan pergantian air setiap hari. Pemberian aerator akan lebih baik terutama untuk kolam terpal dengan tebar padat.
    3. Pemberian hijauan di kolam seperti daun papaya (di potong kecil agar ikan dapat memakanya dengan mudah) agar keinginan terus makan dapat tersalurkan ke hijauan, dan mengurangi carnivore.
    4. Setidaknya pembudidaya memiliki 2 kolam untuk penyortiran.
    5. Pemberian pakan alternative bisa dilakukan untuk menghemat pakan pabrik, meskipun terkadang panen sedikit lebih lama dan menjadi sedikit repot untuk menyiapkan pakan alternative seperti ayam tiren, atau pakan olahan sendiri.

    C. Mengatasi masalah yang sering muncul pada ikan lele

    1. Perut kembung dan lele menggantung bisa diberikan garam secukupnya dan daun sirih
    2. Lele manggantung dapat dikuranngi dengan pemberian aerator.
    3. Untuk meningkatkan antibiotic ikan lele dapat diberikan mengkudu dan daun papaya, daun papaya konon juga dapat mengurangi angka kanibal.
    4. Pemberian probiotik dan tetes tebu dapat menjadi solusi adanya penyakit dan bakteri, dan dapat mengurangi intensitas penngisian air kolam. Selain di campurkan di dalam air kolam, probiotik dan tetes tebu dapat di campurkan ke pakan ikan lele yaitu saat pembibisan pakan.
    5. Pada saat persiapan kolam sebelum ikan lele masuk dapat diberikan tetes tebu, probiotik, garam, kapur sawur dan didiamkan kurang lebih 7 hari. Bibit ikan yang dimasukan minimal ukuran 7 .

    Sekian sedikit pembelajaran berdasar pengalaman pribadi. Ikan lele mempunyai harga relative stabil di pembudidaya dihargai Rp. 14.000,- hingga Rp 17.000,-. Biasanya banyaknya bobot pakan yang masuk akan setara dengan bobot ikan keluar. Ikan lele dapat panen dari ukuran 7 yaitu butuh waktu 2 – 3 bulan. Membudidayakan ikan lele itu gampang-gampang susah, butuh ketelatenan. Kalau mau cepet panen ya memang seharusnya membudidayakan ikan lele, dengan harga yang stabil tetapi perawatan yang cukup menguras tenaga. Semua kelebihan pasti ada kekurangan, setiap hasil yang dicapai membutuhkan kringat dalam prosesnya.

    Salam sukses, scale up unstoppable…………………..

     
  • yuansu 1:59 am on April 21, 2020 Permalink | Reply  

    Attention Fish Gurame Cultivation 

    Ikan gurame  tergolong pada budidaya ikan tawar kelas atas yaitu menjadi primadona pasar sekaligus harga yang relative mahal. Pada waktu budidayanya pun relative lebih lama dibanding budidaya ikan tawar lainnya. Waktu budidaya ikan gurame bisa hamper 1 tahun tergantung pada ukuran awal bibit ikan yang dibesarkan untuk konsumsi. Biasanya untuk ukuran “korek plus”hingga panen bisa memakan waktu 8-9 bulan. Dalam proses budidaya ikan gurame ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari pantangan dan kwajiban yang harus dilakukan, yaitu:

    1. Pantangan/hal yang perlu dihindari
    2. Pergantian/ menguras kolam yang tidak segera dilakukan pengisian air seperti semula.
    3. Pemberian pakan dengan kualitas buruk, dapat menjadikan air kolam cepat kotor
    4. Pemberian pakan hijauan daun talas/lompong yang terlalu banyak menyebabkan air menjadi kotor dan gatal.
    5. Pemberian pakan pelet yang terlalu banyak, jika bersisa di kolam akan menimbulkan virus penyakit ikan, dan jika ikan terlalu banyak pakan pelet maka mata ikan menjadi mendolo/bengkak.
    6. Kwajiban yang harus dilakukan
    7. Persiapan kolam (pemberian pupuk organic & an organic (dibungkus sak/karung), antibiotic, tetes tebu, em4, garam, kapur kemudian didiamkan selama 7-10 hari) baru setelah itu di isi ikan.
    8. Pembelian bibit sebaiknya yang sudah besar/paling besar karena perawatan lebih mudah dan cepat panen.
    9. Kualitas air menjadi hal utama dalam budidaya gurame, jika ada masalah pada air kolam jika tidak kotor maka perlu diberikan gedebok pisang (dicacah) dan daunnya. Biasanya ikan yang stress akan melompat keluar kolam.
    10. Saat kolam kotor segera ganti airnya jika tidak ikan akan kena penyakit biasanya ditandai dengan ikan muncul ke permukaan (mangap-mangap, lemas).

    Beberapa hal tersebut perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil ikan gurame yang maksimal.

     
  • yuansu 2:06 am on March 10, 2020 Permalink | Reply  

    Cerita Pemakaian Ninja 250SL Setelah Lebih dari 1 Tahun 

    Asalamualaikum

    Jumpa lagi, kali ini saya akan membahas tentang hobi otomotif. Ya tentang Ninja 250SL merupakan motor yang saya beli di akhir 2018, yaitu bulan November 2018. Motor ini adalah saya beli karena ingin upgrade yang sebelumnya adalah motor verza 150cc, meskipun saya tidak menjual verza sampai sekarang umurnya sudah masuk 6 tahun. Nah kali ini saya akan bercerita tentang pemakaian 1 tahun lebih dari Ninja 250SL ini apakah ada kendala, apakah puas atau seperti apa.,

    Jarak tempuh si Nina ini 11.000km lebih, untuk ukuran motor pemakaian 1 tahun ya standart karena dipakai harian juga dan kadang-kadang dipakai keluar kota. Selama ini tidak ada kendala., cumak dulu pas nyuci kabelnya kendor dibawah rantai, dan tidak mau nyala di starter. Tapi itu tidak masalah karena tinggal d tancepin udah beres dan habis itu tidak ada kendala meskipun dicuci. Hanya itu saja kendalanya, yang tidak ada. Untuk sparepart juga belum ada yang ganti dan semua masih orisinil. Karena saya pada dasarnya tidak begitu suka merubah-rubah motor. Biarkan apa adanya.

    Untuk perawatan hanya ganti oli dan service garansi aja, dan kebetulan baru saja habis kemarin untuk service gratisnya. Kalau menurut saya yang ppenting motor itu oli nya jangan sampi telat ganti pasti aman mesinnya. Dan olinya ini tidak mahal untuk satu botol 1 liter harganya sekitar 45 ribu, kalau ini habisnya pasti beli 2 botol meski nanti sisa, sisanya bisa dipakai ganti oli berikutnya jadi pembelian oli berikutnya cukup 1 botol saja.

    Motor ninja saya ini juga saya pakai harian, motornya nunduk tapi ga begitu pegel di tangan mungkin sudah terbiasa dan menurut saya karena juga motor ini berat stabil jadi dapat mengurangi pegel-pegel ditangan.

    Secara umum sih saya puas dengan performa motor ini, kenceng juga tarikannya, terus knalpot ini aja yang saya ganti dari mulai beli motor di awal karena knalpot bawaannya ga kedengeran malah lebih kenceng suara mesinnya dan bisa bahaya kalau ngebut karena ga ada tanda denger motor. Kalau ada suaranya seperti ini bisa jadi tanda dan ini juga tidak teralu bising karena saya pasang peredam atau db killer.

    Oke seperti itu temen-temen, mungkin bisa jadi pertimbangan untuk membeli motor ninja 250 SL, dulu saya beli di Kediri harga diskon 37 an juta, sekarang kayaknya sudah naik lagi jadi 40 jutaan.

    Terimakasih

    wasalamualaikum

     
  • yuansu 2:24 am on February 28, 2020 Permalink | Reply  

    Alternatif Pakan Ikan Gurame 

    Assalamaualaikum

    Jumpa lagi, kali ini saya akan coba membahas tentang budidaya kolam gurame.

    Seperti yang sudah saya sampaikan pada kesempatan sebelumnya mainan baru saya adalah berbisnis gurame. Nah kali ini saya akan sedikit membahas tentang cara budidayanya, yaitu tentang pemberian pakan.

    Seperti yang kita ketahui bersama dalam budidaya peternakan maupun perikanan, pokoknya yang berhubungan dengan hewan hidup pasti pengeluaran yang paling berpengaruh dalam operasional adalah pakan. Begitu juga dengan budidaya gurame.

    Pada perhitungannya diprediksi untuk 2500 an ekor ikan gurame dengan ukuran se korek plus dengan prediksi panen sekitar 8-9 bulan akan membutuhkan pakan sekitar 55 karung pakan pur ikan atau pelet.

    Nah dalam hal ini untuk mengatasi masalah pakan itu maka seharusnya dalam membudidaya ikan gurame ada strategi-strategi, terutama dalam pakan, yaitu:

    1. Tambahan pakan hijauan, misalnya daun ketela, daun tales dsb, gurami itu suka hijau2an yg ga alot teksturnya.
    2. Bisa membuat pakan sendiri, banyak tutorial membuat pakan ikan dengan mempertimbangkan proteinnya

    Kedua hal ini bukan menjadi yang utama, tetapi strategi untuk selingan pakan ikan, karena kalau tidak ada pelet yang proteinnya tinggi juga akan lama besarnya. Selain selingan, pemberian pakan ini juga aman, karena ikan gurame itu berbeda dari ikan lain, jika kebanyakan pakan pelet maka ikan bisa mati atau mempengaruhi kesehatan ikan. Dengan pakan hijauan ini dipercayai oleh petani, ikan akan adem ayem.

    Kalau untuk seberapa banyak pakan hijauan, tidak masalah walaupun banyak, ikan tidak akan mati, tetapi kolam akan cepat kotor karena sisa-sisa hijauan yang tidak dimakan, selain itu kotoran ikan dengan pakan hijauan akan lebih cepat membuat kolam keruh.

    Sekian teman-teman, sedikityang saya sampaikan semoga bermanfaat,

    Wasalamualaikum

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel